Strategi Pemecahan Masalah Volume Maksimum Balok Dengan Eksperimen



A.   Pengertian Volume Balok
1.     Pengertian Volume
Volumeatau bisa juga disebut kapasitas adalah penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek. Objek itu bisa berupa benda yang beraturan ataupun benda yang tidak beraturan. Benda yang beraturan misalnya kubus, balok, silinder, limas, kerucut, dan bola. Benda yang tidak beraturan misalnya batu yang ditemukan di jalan. Volume digunakan untuk menentukan massa jenis suatu benda.
Rumus volume
Rumus volume digunakan untuk benda yang beraturan:
·        Volume kubus = s3
·        Volume balok = P × L × T
·        Volume tabung= πr2t

Satuan volume
Satuan SI volume adalah m3. Satuan lain yang banyak dipakai adalah liter (=dm3) dan ml.
·        1 m3 = 103 dm3= 106 cm3
·        1 dm3 = 1 l
·        1 cm3 = 1 ml = 1 cc

2.     Pengertian Balok
Balok adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh 6 persegi panjang , di mana setiap sisi persegipanjang berimpit dengan tepat satu sisi persegipanjang yang lain dan persegi panjang yang sehadap adalah kongruen. Bangun berbentuk balok dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seperti lemari berbentuk balok, televisi, speaker, ataupun bis. Terdapat 6 buah sisi yang berbentuk persegi panjang yang membentuk balok posisinya yakni sisi alas, sisi depan, sisi atas, sisi belakang, sisi kiri dan kanan.

Sifat-sifat Balok
Balok memiliki sifat yang hampir sama dengan kubus. Amatilah balok ABCD. EFGH pada gambar di samping. Berikut ini akan diuraikan sifat-sifat balok.
Description: http://3.bp.blogspot.com/-ffn2lRNINXA/UAQyeULEWbI/AAAAAAAAAU8/ww-f-ut-FTU/s320/balok.png
·   Sisi-sisi balok berbentuk persegi panjang. Perhatikan sisi ABCD, EFGH, ABFE, CDHG, ADHE, DAN BCGF. Sisi-sisi tersebut memiliki bentuk persegi panjang. Dalam balok, minimal memiliki dua pasang sisi yang berbentuk persegi panjang.
·        Rusuk-rusuk yang sejajar memiliki ukuran sama panjang. Perhatikan rusuk-rusuk balok pada gambar disamping Rusuk-rusuk yang sejajar seperti AB, CD, EF, dan GH, rusuk AE, BF, CG, dan DH, rusuk AD, BC, FG, dan EH memiliki ukuran yang sama panjang.
·        Setiap diagonal bidang pada sisi yang berhadapan memiliki ukuran sama panjang. Dari gambar terlihat bahwa panjang diagonal bidang pada sisi yang berhadapan, yaitu ABCD dengan EFGH, ABFE dengan DCGH, dan BCFG dengan ADHE memiliki ukuran yang sama panjang.
·        Setiap diagonal ruang pada balok memiliki ukuran sama panjang. Diagonal ruang pada balok ABCD.EFGH, yaitu AG, EC, DF, dan HB memiliki panjang yang sama.
·        Setiap bidang diagonal pada balok memiliki bentuk persegi panjang. Perhatikan balok ABCD.EFGH pada gambar. Bidang diagonal balok EDFC memiliki bentuk persegipanjang. Begitu pula dengan bidang diagonal lainnya.

Jaring-jaring balok
Untuk menemukan rangkaian jaring-jaring balok dilakukan dengan cara memotong rusuk-rusuk balok. Jaring-jaring balok terbentuk dari rangkaian enam persegi panjang. Rangkaian jaring-jaring balok terdiri dari tiga pasang persegi panjang yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama dengan pasangannya. Bentuknya ada berbagai macam. Tapi perlu diingat bahwa tidak semua rangakaian persegi panjang bisa membentuk balok. Beberapa contoh jaring-jaring balok seperti gambar berikut:
Description: http://sofianingrumhampatra.files.wordpress.com/2013/01/jaring-jaring-balok.jpg?w=300&h=211

3.     Volume Balok
Volume Balok itu sendiri merupakan ukuran kapasitas isi bangun balok tersebut. Volume balok dirumuskan dengan:
Keterangan:   
                      
                      
Disini kami membahas beberapa volume balok, yang dibentuk dari ukuran kertas yang sama, yaitu berukuran (9 x 12) Inchi. Namun balok-balok tersebut dibedakan untuk ukuran tingginya. Balok yang kami buat ada sebanyak 6 buah dengan ukuran tinggi yang bervariasi yaitu:
Jenis Balok
Tinggi
(Inchi)
Panjang x lebar x tinggi
(Inchi)
Volume
(Inchi Kubik)
A
1
10 x 7 x 1
70
B
1,5
9 x 6 x 1,5
81
C
2
8 x 5 x 2
80
D
2,5
7 x 4 x 2,5
70
E
3
6 x 3 x 3
54
F
4
4 x 1 x 4
16

Dari keenam balok tersebut, volume balok dapat digambarkan dalam grafik sebagai berikut:

Diagram Tinggi dan Volume Balok

Menurut diagram diatas, diketahui bahwasannya volume balok pada saat tingginya 1 inchi adalah 70 inchi kubik, selanjutnya pada tinggi 1,5 inchi volumenya mencapai 81 inchi kubik, dan pada tinggi 2 inchi volumenya 80 inchi kubik. Namun, pada tinggi 2, 5 inchi volumenya justru turun menjadi 70 inchi kubik, serta pada saat tinggi (3 dan 4) inchi volumenya (54 dan 16) inchi kubik.
Sehingga akan diperoleh volume balok mencapai maksimum pada ukuran tinggi 1,5 inchi. Oleh karena itu, volume balok maksimum tidak tergantung pada ukuran panjang dan lebar yang besar, tetapi juga dilihat pada ukuran tingginya.
Perlu diketahui bahwa metode pembelajaran seperti diatas, hanya bisa diterapkan pada bangun balok, untuk bangun ruang yang lain tidak dapat digunakan. Misalnya saja untuk kubus, karena kubus itu memiliki sisi yang sama panjang dan sama besar, maka metode seperti diatas tentu tidak dapat diterapkan.

Setelah baca, jangan lupa komentar ya...
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top